Trisakti Institute of Tourism Library
Kali pertama bertemu Kala, tidak pernah ada di benak Clara bahwa mereka akan menjadi lebih dari sekdar teman diskusi. Clara hanya merasa senang berbicara dengan Kala, sebab laki-laki itu mendengar dan memberikan perhatian penuh. Kemudian, ia mendapati dirinya tetap merasa nyaman ketika hanya ada keheningan di antara mereka.
Terkadang untuk merasakan dekat, kita harus tahu apa itu jauh. Untuk merasakan senangnya jalan bersama, kita harus tahu apa itu berlari mengejar, dan untuk merasakan bahagianya saling mencintai, maka kita harus paham, bagaimana rasanya gagal tumbuh di perasaan orang lain.
Untuk sebagian orang, cinta pertama akan selalu dikenang. Namun, tidak begitu halnya dengan MItha. Pertemuan tak terencananya dengan Jonathan menciptakan riak-riak baru. Kehadiran lelaki yang sangat ingin dia lupakan itu telah mengguncang kehidupannya yang selama ini baik-baik saja. Menarik diri dari project yang melibatkan mereka berdua hanya akan membuatnya tampil menyedihkan. Keinginan terbe…
Cerpen-cerpen daam buku ini, termasuk cerpen-cerpen yang dimuat Kompas selama tahun 2021, merupakan pantulan dari pengalaman-pengalaman terpilih, yang sering kali membuat kita terperangah. Institusi agama yang selalu “dekat” dengan moralitas ketuhanan, ternyata menjadi episentrum dari kelahiran masyarakat hipokrit. Terciptalah kemudian peristiwa-peristiwa di luar nalar seperti: pembataian t…